Friday, November 4, 2016

Ketika media di usir saat liput berita

Demo bela islam dan tangkap ahok meninggalkan cerita yang sangat menarik. Cerita menarik itu bukan adanya aksi aksi yang lucu tetapi adanya suatu media televisi yang di usir oleh para pendemo mujahid indonesia. Media tersebut bernama metro TV. Metro TV di perkenankan untuk meliput aksi dalam demo tersebut.
Cerita Metro Tv yang di usir bukanlah tanpa sebab. Karena media ini sangat tendisius dalam memberitakan sesuatu tentang umat islam. Dan metro Tv adalah media yang kurang berimbang. Media ini di jadikan alat oleh sang pemilik untuk meningkatkan popularitas pemilik media yaitu surya paloh dan partainya Nasdem. Dan media ini juha selalu menjadikan seseorang yang di pujanya kelihatan selalu baik untuk dipoles dalam pencitraan. Sampai saat ini media metro TV masih saja menayangkan dan membela seorang ahok. Padahal mereka tahu bahwa penyebab demo 4 november 2016 adalah ahok sang penista agama.
Metro tv yang dulu keras mengkriti pemerintah pada era SBY kini seperti menjadi media milik pemerintah. Dan dalam waktu dekat bukan tidak mungkin media metro tv akan mendapatkan perlawanan dari umat islam.
Seharusnya metro tv menjadi media pembela islam. Dimana pemilik media yaitu surya paloh adalah orang yang beragama islam tetapi kalah kewenangan dengan mereka yang membenci islam.

No comments:

Post a Comment