Wednesday, November 2, 2016

4 november 2016, seorang ahok mengacak acak negeri

menyebut nama ahok pasti kita akan ingat dengan gaya bicara yang ceplas ceplos. Bahkan karena gaya ceplas ceplos inilah yang membuat ahok sekarang dalam kondisi yang tidak mengenakan. Nama ahok yang gagal di bangka belitung dalam pencalonan gebenur lalu di sandingkan dengan jokowi yang pada akhirnya si ahok pun mewarisi gebenur bukan karena dia di pilih tapi karena warisan jokowi.
Kini malapetaka datangnya dari pulau seribu. Dimana pulau seribu secara tidak langsung terkena imbas dari reklamasi membalas dengan gelombang aksi yang bisa membuat ahok menyesali kenapa harus datang ke pulau seribu yang pada akhirnya akan membuat karier hancur luluh lantah.
Ahok dengan sangat bangganya bisa membuat bangsa ini teracak acak. Di mulai dari penggusuran penggusaran yang tak manusiawi bahkan sampai membuat gempar seluruh negeri. Bukan hanya jakarta tetapi sudah sampai aceh dan papua.
Ahok kini merubah wajah jakarta dari pendatang yang ingin cari hidup sampai berganti pendatang yang menginginkan agar ahok tidak lagi hidup. Penistaan agama bukan hanya indonesia kini juga sampi ke turki dan suriah.
Ahok mampu mempertemukan jokowi dan prabowo. Karena demo 4 november bukan hanya sekedar demo seromonial yang cukup di bayar nasi bungkus. Para pendemo bahkan sudah memasuki wilayah jakarta. Mereka ikhlas harus datang dengan biaya sendiri dan bukan karena di biayai seperti omongan omongan pendukung ahok yang tak tahu diri.
Sungguh ahok bisa membuat bangsa ini terkenal. Di suriah sana bukan hanya melawan basyar alassad tetapi mereka juga menyempatkan diri untuk ikut mengancam ahok.
Tentara di kerahkan, polisi disiagakan. kenapa harus segitu ketat. Padahal permintaan mereka cuma sepeleh, tangkap dan penjarakan ahok. Kenapa pemerintah harus membuang buang energi dan biaya hanya untuk membela dan melindungi ahok si penista agama. Padahal yang pendemo inginkan hanya membela akidah dan islam.
Seorang ahok mampu membuat orang tidak berfikir waras. Apa karena sumber dari kewarasan sudah di tangan ahok. Kini bukan hanya Polisi, TNI dan pemerintah yang di acak acak. Teman teman se etnis dia pun kini sudah mulai ketakutan dan resah akibat si ahok ini.

No comments:

Post a Comment