Ucapan yang tak konsisten mencirikan cara pikirnya mencla mencle. Dalam satu kesempatan dia pernah bilang kalau dia rindu di demo. Tetapi disaat akan menghadapi gelombang besar demo 2 Desember 2016 dia malah melarang. Sudah mulai ketakutan rupannya dia. Melalui kapolri yang tak memberikan ijin aksi damai jilid ke tiga tersebut.
Rasa ketakutan yang berlebihan inilah yang menjadikan rakyat semakin tidak senang. Demo yang nya menginkan keadilan malah di terima dia sebagai demo untuk menggulingkan dirinya. Bahkan dengan tak segan segan dia mengatakan demo 411 di tunggangi oleh tokoh politik. Tokoh yang mana, selalu bikin pembenaran sendiri. Disaat demo 411 dia malah kabur ke bandara katanya tinjau pembangunan. Tinjau apa persiapan kabur pakai pesawat. Ada ada saja kelakukannya dimana katanya rindu di demo. Mana nih para pendemo bela islam yang di ajak makan di istana, jangan hanya pencitraan undang pembakar masjid, undang ojek online dan sumbang orang warteg. Giliran ga di undang malah datang sendiri, dia malah kabur dari pintu belakang. Lagi lagi cari pembenaran dengan menyalahkan protokoler. Katanya protokeller yang melarang menemui pendemo.
Jelang demo 2 Desember 2016, bukannya memproses biang masalah malah mengancam dengam membuat statemen bahwa kopassus bisa di gerakkannya. Memang dia panglima tertinggi tetapi kopassus bukan robot dan alat yang tidak tahu mana musuh dan rakyat. Panglima TNI saja sudah bilang kalau rakyat yang akan berdemo adalah yang patut di lindungi bukan pemimpin yang mencla mencle dan penuh pencitraan. Ketakutannya mulai terlihat dengan mengunjungi kopassus, marinir dan brimob kenapa tidak sekalian kumpulin tuh satpol PP biar lebih lengkap buat di adu sama rakyat.
Demo 2 Desember 2016 harus lebih besar dari demo 411. Masalah akidah tak bisa di tawar. JABAR 5 juta orang akan ke jakarta, mana daerah daerah yang lain. Apakah kita cukup hanya menonton. Apakah hati kalian tak tersentuh dengan tindakan pelecehan agama allah. Apakah kalian rela ulama kita di nistakan dan di ciderai. Mari kita kuatkan ukhuwah islamiyah kita.
Allahu akbar...allahu akbar...allahu akbar
Saturday, November 12, 2016
2 Desember 2016 jangan demo, katanya kangen demo pak,?
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment