Partai politik pendukung ahok dalam pilkada 2017 DKI Jakarta mengadakan pertemuan pertemuan konsolidasi. Dimana agenda dari pertemuan tersebut adalah menanggapi dengan di jadikannya ahok sebagai tersangka oleh POLRI. Dan hasilnya mereka bukannya menarik dukungan tetapi malah menyatakan akan semakin solid mendukung dan mengawal Ahok menjadi gebenur Jakarta.
Perhatian dan buat mengingatkan saja nanti pemilu 2019 saya tidak akan memilih partai partai pendukung si tersangka penista agama. Jelas kita harus basmi para perusak bangsa yang ingin memecah belah. Apa hebatnya si tersangka penista agama ini. Sampai begitu di lindungi. Umat islam harus terus meminta keadilan. Ingat kita ini mayoritas dan kita sudah berbuat yang terbaik untuk NKRI. Kita sudah merelakan piagam jakarta dengan dirubah menjadi ketuhanan yang maa esa. Karena umat islam masih sangat menghargai kebhinekaan. Jadi jangan paksa kami untuk terus bersabar di saat kalian hina dan caci agama kami. Umat islam saat ini masih bersabar. Dan apabila sudah tersakiti maka dengan senang hati kami akan berjuang.
Demo 25 november 2016. Bukan meminta NKRI atau merubah pancasila. Tapi demo ini mengingatkan kalau keadilan tidak boleh di permainkan. Untuk mengingatkan bahaya laten komunis dan bahaya laten asing dan aseng yang ingin menguasai indonesia.
Thursday, November 17, 2016
Ahok tersangka, partai pendukung lebih solid. Ada apa ini?
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment